Apa itu Wakaf Produktif?

  • Wakaf adalah sedekah yang hakikatnya menyerahkan kepemilikan harta manusia menjadi milik Allah SWT atas nama Ummat dan dimanfaatkan untuk kepentingan Ummat (sosial), dengan kata lain wakaf merupakan harta/aset sosial milik masyarakat yang pengelolaannya diserahkan kepada seseorang atau lembaga tertentu (nadzir)

Prinsip Wakaf adalah pertahankan pokoknya, manfaatkan hasilnya

  • Pertahankan pokoknya" berarti Harta wakaf tidak boleh berkurang, tidak boleh dijual dan tidak boleh diwariskan."Manfaatkan hasilnya" berarti mengelola harta/aset wakaf tersebut agar menghasilkan keuntungan untuk masyarakat.
  • Prinsip ini masih belum seutuhnya dioptimalkan di Indonesia. Harta/aset wakaf masih banyak digunakan untuk hal-hal yang tidak produktif seperti makam, masjid, atau yang paling produktif adalah berwujud madrasah.
  • Sementara itu menurut Kemenag, sekitar 48.146,40 Ha, bisa kita bayangkan betapa besar potensi yang ada jika tanah seluas itu dimanfaatkan agar menghasilkan dan sebagian besar penghasilannya untuk bantuan/program sosial. Ketika harta/aset wakaf dapat menghasilkan keuntungan (produktif) maka itulah yang disebut Wakaf Produktif

Wakaf Produktif di berbagai belahan dunia

  • Wakaf Sumur Usman bin Affan
    Pemanfaatan wakaf: Sumber air untuk lahan perkebunan kurma
    Pengelola: Pemerintah Arab Saudi
    Hasil pengelolaan: Penjualan buah kurma
    Pemanfaatan hasil: Sebagian untuk yatim piatu dan dhuafa, sebagian lagi masuk ke rekening bank atas nama Usman bin Affan yang salah satu pemanfaatnya dipakai untuk bangun hotel.
  • Wakaf Produktif Jami'ah Al Azhar di Mesir
    Bentuk Wakaf: Dana Wakaf
    Pemanfaatan Wakaf: Salah satunya pengelolaan gudang atau perusahaan di Terusan Suez
    Pengelola (Nadzir): Jami'ah Al Azhar
    Hasil pengelolaan: Profit bisnis
    Pemanfaatan hasil: Bantuan pendidikan, pendirian asrama pendidikan, dan keperluan pendidikan lainnya.
  • Wakaf Produktif Warees di Singapura
    Bentuk Wakaf: Dana Wakaf
    Pemanfaatan Wakaf: Bisnis properti
    Pengelola: Warees
    Hasil pengelolaan: Hasil sewa dan penjualan properti
    Pemanfaatan hasil: Masjid-masjid, madrasah, dhuafa, dan organisasi amal

Bagaimana dengan Indonesia?

Pengelolaan wakaf di Indonesia belum dilakukan dengan optimal, masih banyak aset wakaf yang tidak produktif. Oleh karena itu, Wakavia ingin mengajak semua pihak yang bisa berkolaborasi untuk membuat aset-aset wakaf tersebut menjadi aset wakaf yang produktif dengan gerakan #BantudenganWakaf.

Membantu beragam permasalahan sosial dengan membangun aset wakaf produktif. Jadilah bagian dari gerakan #BantudenganWakaf bersama Wakavia untuk memajukan bangsa dan negeri serta ummat secara umum.